Jumat, 09 Mei 2014

EFISIENSI BISNIS JARINGAN


(Oleh: Iwan YaS)

Banyak manfaat dari Bisnis Jaringan sudah Saya jelaskan pada tulisan-tulisan sebelumnya. Kali ini Saya ingin membahas topik penting yang menyebabkan para pebisnis jaringan mendapatkan hasil sedikit dari bisnisnya bahkan berhenti menjalankan bisnisnya.
Apabila Pebisnis Jaringan tidak menjalankan aturan perolehan bonus  pada bisnis jaringan, maka Ia tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal dari bisnisnya. Oleh karena itu para Pebisnis Jaringan perlu memahami benar MARKETING PLAN yang dipakai oleh Bisnis itu.
Marketing Plan artinya bagaimana memasarkan atau mengembangkan jaringan untuk memperoleh perolehan bonus yang maksimal pada suatu Bisnis Jaringan.

Dalam bisnis Jaringan Perolehan bonus maksimal diperoleh, bila Pebisnis menjadi Pengembang atau melakukan pengembangan jaringan bukan sebagai Penjual. Artinya bahwa pekerjaan yang efisien adalah mempromosikan bisnis ini kepada Pengembang Jaringan yang otomatis menjadi Pemakai Produk. Pengembang Jaringan akan membeli Produknya sendiri lansung kepada Perusahaan. Anda sebagai Pengembang Jaringan sekaligus akan menjadi Konsultan Bisnis-Jaringan bagi Mitra Anda.

Sebagai Pebisnis atau Pengembang Jaringan, Anda bersama Mitra Anda (level 1), akan menerima  bimbingan dari Konsultan atau Upline Anda misalnya Anda mengajak 3 Orang Mitra Anda (level 1) untuk mendapatkan bimbingan. Ketiga Orang Mitra Anda (pada level 1) masing-masing akan mengajak 3 Orang Mitranya atau berapa saja (pada level 2). Seorang Upline akan membimbing hingga ke kedalaman 3 level. Begitu seterusnya Mitra Anda pada level 1 akan membimbing Mitranya hingga ke kedalaman level 3 juga.
Coba bayangkan apabila situasi dibawah ini dicapai dalam 1-3 bulan!
Level0=1 (Anda)
level 1=3 Orang
Level2=9 Orang
Level3=27 Orang
Level4=81 Orang
Level5=243 Orang
Level6=729 Orang
Level7=2.187 Orang
Level8=6.561 Orang
Asumsi semua adalah Pengembang dan Pemakai, berapa bonus yang Anda peroleh dalam waktu yang amat singkat?

Jadi pekerjaan sebagai Pengembang Jaringan dapat dilakukan tidak seperti Penjual yang harus berdagang setiap waktu, namun memperoleh penghasilan sangat besar, layaknya Pedagang besar. Walaupun berjualan beberapa produk saja untuk tutup point atau untuk dipakai sendiri, Ia bisa memperoleh penghasilan layaknya menjual ribuan produk dalam setiap bulannya. Dengan cara ini Anda bekerja lebih efisien, dilihat dari sudut penggunan waktu yang hemat, gaya bekerja, besaran hasil yang bisa didapatkan.

Oleh karena itu siapa yang sebaiknya menjadi terget Anda, adalah: Pengusaha atau Pegawai bukan Penganggur, Penganggur yang memiliki modal dapat dianggap sebagai Pengusaha. Mengapa bukan Penganggur karena dalam mengembangkan Jaringan, Anda memerlukan modal, pegawai dan pengusaha memiliki modal.
Sedangkan Penganggur dalam bisnis Jaringan harus menjadi Penjual terlebih dahulu agar memiliki modal untuk mengembangkan jaringan.

KESIMPULAN dalam bisnis ini Anda fokus bekerja kepada 3 Orang Mitera Anda. Setelah salah satu diantaranya berhasil menjadi manager atau Leader Anda menambah Mitera fokus baru sebagai ganti dari Mitera Anda yang telah jadi Leader (dan Anda tinggal mendapat Royaltinya). Begitu seterusnya.
Artinya untuk memperoleh bonus yang besar dalam bisnis Jaringan bagi Anda yang berprofesi sebagai Pegawai atau Pengusaha, tidak perlu meluangkan waktu seperti seorang Penjual yang menjajakan produknya setiap hari, dalam menjalankan bisnis jaringannya, melainkan Pebisnis bertemu Pebisnis yang dikenal dengan Istilah B to B, pekerjaan B to B tidak meluangkan waktu bagaikan penjual harian, kecuali bagi mereka yang masuk kedalam katgori penganggur mereka harus menjadi penjual terlebih dahulu.

Iwan YaS
081210744486 (LINE, WeChat)
087877744554
081584933357 (WA)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar